jump to navigation

Dampak Sirkulasi Air Pendingin Terhadap Ekosistem Laut Desember 10, 2006

Posted by Putri in Diskusi, Info, Opini, Penelitian.
trackback

Satu lagi seminar yang saya hadiri saat di Indonesia bulan kemarin. Seminar “Dampak Sirkulasi Air Pendingin terhadap Ekosistem Laut” yang diadakan oleh Jurusan Teknik Lingkungan ITB bekerja sama dengan PT Power Indonesia (anak perusahaan PLN) dan sebagai pelaksananya adalah Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ini bertempat di Aula Barat ITB pada tanggal 23 November 2006. Pada seminar ini saya hanya sebagai pendengar, itupun mendadak jugašŸ˜€

Latar belakang seminar ini adalah rencana pembangunan kelistrikan Indonesia khususnya di Jawa, Madura, dan Bali dengan target total 10000 MW. Wow..bukan suatu yang kecil kan? Dan itu akan diimplentasikan ke banyak PLTU yang akan dibangun sepanjang pantai barat pulau Jawa hingga ke Bali. Sementara kita tahu sistem pembangkit listrik tenaga uap memerlukan air pendingin sebagai penggerak turbin dan hasil pembuangan yang keluar adalah air dengan suhu yang meningkat dapat lebih dari 8-10Ā°C, yang tentunya meninggkat dari suhu air laut sekitarnya.

Inti dari seminar ini bertujuan untuk melihat seberapa besar limbah panas buangan dari suatu sistem PLTU dan bagaimana akibatnya terhadap lingkungan laut itu sendiri. Keterbatasan yang ada adalah belum adanya ketentuan batas baku mutu air limbah panas ini dari Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia. Dari banyaknya sebab dan akibat, serta keterbatasan itu yang diinginkan adalah pertimbangan penentuan batas baku mutu air limbah panas, solusi pengurangan dampak negatifnya hasil buangan limbah panas tersebut beserta perhitungan nominal jika solusi diberikan.

Tidak semua materi akan saya ulas disini, karena terus terang saya tidak punya ilmu tentang mesin pembangkit listrik ini, sehingga tidak banyak tahu. Demikian juga mengenai perhitungan secara ekonomis, untung dan ruginya pengelolaan yang dilakukan PT Power Indonesia dengan kenaikan setiap 1Ā°C air lautnya. Berhubung saya bidangnya ‘cuma’ modelling oseanografi, maka tentang model yang ingin saya ulas disini. Jika ada yang berminat pembahasan yang lain, saya dapat CD semua presentasinya. Bisa diminta via email ke saya atau ke panitianya langsung (hehe.. )

Ada 2 peserta memberikan pendekatan hasil perhitungan penyebaran limbah panas ini berdasarkan model matematika 2D yang salah satunya dilakukan di Program Studi Oseanografi oleh tim Dr. Dadang K. Mihardja dan tim Dr. Hang Tuah dari Jurusan Sipil (atau Teknik Kelautan ya? saya gak yakin..hehe harap maklum dah lama tidak berhubungan dengan orang dari jurusan lain) ITB. Untuk perairan laut Jawa pendekatan model 2D ini masih bisa diterima karena daerah perairan dangkal dan dapat dikatakan tercampur sempurna. Demikian juga tenaga penggerak angin yang relatif konstan di perairan laut Jawa sesuai musim yang berlangsung.

Namun menjadi lain jika ada ketidakseimbangan akibat temperatur air yang dibuang lebih tinggi dibandingkan dengan air laut sekitar dalam hitungan waktu (debit outletnya). Tentunya hal lain yang menjadi penting harus kita tinjau adalah mixing zone daerah percampuran akibat temperatur tinggi yang rasanya kurang tepat jika ditinjau hanya menggunakan model 2D. Percampuran vertikal perlapisan juga akan menjadi signifikan. Belum lagi interaksi dengan atmosfer yang dapat dikatakan perubahan per waktu (jam-nya) bisa menjadi penting, dimana suhu udara, kelembaban, besarnya kecepatan angin termasuk faktor yang dominan didaerah mixing ini. Perubahan densitas air laut sendiri akan berubah akibat penambahan suhu air buangan ini ke laut, yang tentunya juga dapat mengubah sirkulasi air lautnya.

Di perairan bagian barat (Selat Sunda) hingga sepanjang selatan Pulau Jawa yang termasuk Samudra Hindia (laut dalam), tentunya pendekatan dengan 2D menjadi lebih tidak signifikan lagi. Model 3D baroklinik sangat diperlukan disini, sehingga tinjauan perubahan densitas, perubahan kecepatan angin, dan perubahan sirkulasi air lautnya dapat disimulasikan dengan baik dan mendekati kondisi fisik air lautnya.

Pertimbangan seperti itu rasanya diperlukan untuk memberikan informasi lingkungan yang lebih akurat.

(note : tidak ada foto dari seminar ini, karena mendadak dan kebetulan tidak bawa kamera)

Komentar»

1. kandaga - Januari 17, 2007

perihal penting2an or signifikan2an,
bagaimana ibu Yaya menentukan koefisien mixing vertikal (Kz) dan lateral (Kh) ? Dari jaman dulu waktu mahasiswa pas praktikum model, angka itu selalu diberikan tanpa alasan alias antah brantah.. yang penting model tak meledak. Suka aneh aja, tapi kalo protes sama dosen… tau sendiri lah nasib sayah..heuheuuuu
kumaha tah Bu…. hehehe…

Kalo ngikuti koef yg dikasi sama Munk sekitar 10^-13 itu rada aneh juga, soalnya prinsip dasarnya closed loop NADW. Tapi dikita kan yg dominan pasut.. Bikin usulan observasi Kz donk di perairan Indonesia sama dosen2 di ITB. Kalo kita dari US ngusulin, ntar disebut antek lagi…

segitu dulu ahhh…peace..

2. heni - Maret 15, 2007

wah sayang ya…saya dapat informasinya telat. tahun 2006 kami dari BATAN, Jakarta Selatan lagi melakukan studi sebaran panas dari rencana pembangunan PLTN di Jepara. Mohon infonya segera ya …tuk dapat CDnya ya…harus hubungi siapa….? tks

3. wahyu - Juli 31, 2007

mohon iformasi untuk mendapatkan CD seminar, Terimakasih

4. M. R. Taufik - Agustus 9, 2007

Kalau mau studi ke PT Badak NGL di Bontang – Kaltim, silakan hubungi manager SHE-Q Department kami. Sejak kilang kami dibangun tahun 1977, kami sudah memanfaatkan air laut untuk mendinginkan beberapa peralatan kilang dan sejauh ini tidak ada masalah (atau paling tidak belum ketahuan ada masalahšŸ™‚

5. wahyu - Agustus 20, 2007

gmana dapetin cd seminarnya mbak

6. ashadi - Oktober 5, 2007

saya ingin bertanya mengenai jumlah kapasitas air laut yang boleh diambil di bagian utara pulau jawa (pantura) sebagai pendingin, sebenarnya temperatur air laut pantura sekitar berapa ya??? dan yang dibuang kembali ke laut minimal berapa ya???

7. Nika Dwi - Maret 4, 2008

Saya sangat tertarik dengan tulisan ini.Apalagi pada akhir2 ini saya sangat membutuhkan karena mendapat tugas dari kuliah. Selain itu saya juga termasuk orang yang sangat peduli lingkungan.Yang saya tanyakan apakah efek/dampak dari PLTU di pesisir terhadap ekosistem laut. Baik dampak positip maupun negatip.Tolong dibalas ke emai saya

8. Rin - Juni 10, 2008

salam kenal aja.. saya rin
saya sangat tertarik mengenai tulisan modeling temperature of water discharge dari PLTU. berdasarkan regulasi dari world bank , delta T adalah sebesar 3 derjat celcius. Di indonesia berapa ya??? then, posisi mengukur suhu tersebut dimana?? soalnya, JUKLAK pengkukuran itu saya belum tahu. Mohon pencerahan.. Terimakasih

9. rahma - Desember 1, 2008

Asslkm, salam kenal Mba, saya rahma, mahasiswi pasca ui. Gini Mba, saya tertarik dengan tulisan Mba yg berjudul ā€œDampak Sirkulasi Air Pendingin terhadap Ekosistem Lautā€, sirkulasi air pendingin yang menghasilkan limbah air panas ini dampaknya cukup significan ke karang, apalagi pembangkit listrik kita kebanyakan menggunakan sistem open cycle, yg limbah panasnya dibuang ke lautā€¦masih ada bahannya ga Mba? Boleh kirim ke saya (rahfresh@yahoo.com) yah Mba, saya juga ada tugas kuliah terkait masalah iniā€¦terima kasih sblumnya

10. nilma - Desember 4, 2008

Assalamu alaikum,salam kenal, sy nilma. di daerah sy juga ada PLTU yang dibangun tepat di pinggir pantai, dan sy mencoba melakukan penelitian tentang dampak PLTU terhadap ekosistem laut, persis seperti seminar yang mba ikutin ini. Klo boleh sy mo minta tolong mba, untuk dikirimin file2 bahan2 seminar yang mba ikutin ini (email sy:nilma_wati@yahoo.com)..Terima kasih banyak mba untuk bantuannya

11. plend - Mei 7, 2009

waddow . . Ndda pendtink baned ddeh !!

12. betara hendro - Agustus 14, 2009

salam kenal, saya mhs pasca undip yang sedang melakukan riset ttg PLTU di Jepara. Rasanya bahan seminar tsb terlalu menarik untuk dilewatkan. Bagaimana saya bisa memperoleh copy materi seminar tsb? Terimakasih banyak

13. topix' - November 22, 2009

bagaimana kalo outlet’y dibuang pada wilaya thermocline?
bukannya disitu merupakan zona yang stabil?

hohoh
cmn pndapat
msh smster 5
:p

14. nyoman relana - Desember 23, 2009

Saya I Nyoman Relana, mhs pasca IL UR, ikutan urun rembug mengenai Dampak Air sirkulasi PLTU. Pengalaman saya waktu membangun ISO 14001 di PT. IPMOMI Paiton, manajemen IPMOMI mengimplementasikan teknologi dengan sistem sirkulasi terbuka dimana air di alirkan dalam saluran yang panjang dan aliran tubulen sehingga diharapkan begitu sampai di pantai suhu air sudah mendekati /emenuhi peraturan menKLH yang ada. Dan dengan teknologi ini diharapkan dampak negatif lingkungan dari air sirkulasi dapat diminimalisasi.

Demikian, semoga dapat menambah referensi.

INR

15. puji - Juli 5, 2010

saya boleh dapat materi persentasi seminar itu…makasih

16. Olimpiade Kebumian International Earth Science Olympiad (IESO) | Geosains's Blog - Juli 15, 2010

[…] Penyebaran dan sirkulasi air di bumi […]

17. Yana Mardiana - Agustus 24, 2010

Mungkin sy org yg pling telat dapet info ini. Saya mohon, bisa dapetin materi seminar itu? Via email aja… Soalnya sdah lama sy monitoring di PLTU Suralaya. Terima kasih sebelumnya.

18. Yana Mardiana - Agustus 24, 2010

Mungkin sy org yg pling telat dapet info ini. Saya mohon, bisa dapetin materi seminar itu? Via email aja (yan911mardiana@yahoo.com)… Soalnya sdah lama sy monitoring di PLTU Suralaya. Terima kasih sebelumnya.

19. naturalmean - Januari 4, 2011

mas saya tertarik dengan ini, insyaAllah saya akan melakukan penelitian permodelan hasil buangan PLTU (sy belum tau 2D atau kah 3D, nanti saya kaji lebih lanjut). o y,,,point nya.. boleh saya minta slide atau materi tentang ini ya mas…tolong..hehhe..makasih

krisdiantoro
kris.ipb@gmail.com

20. Khoirul Anwar Asy'hari - Mei 6, 2011

Saya sangat tertarik dengan bahasan ini. Boleh saya minta file seminar yang lengkap. Terima kasih
khasyhari@yahoo.co.id

21. andre - Maret 1, 2012

kami sangat mebutuhkan apa hasil seminar tersebut karena desa kami saat ini direncanakan akan dibangun PLTU dengan kekuatan 2X1000 megawatt, apa yg sebenarnya terjadi setelah pltu di bangun untuk jangka panjangnya. terima kasih

22. andre - Maret 1, 2012

oh ya kalo diperkenankan filenya bisa dikirim ke kub_sidomaju211211@yahoo.com

23. taufik iqbal - Maret 21, 2012

aku sedang nyusun proposal tesis tentang penyebaran suhu di sungai….bisa dishare filenya….he..he…

24. Olimpiade Kebumian International Earth Science Olympiad (IESO) | SMANSUS GEOSCIENCE CLUB OLYMPIAD - Mei 6, 2016

[…] Penyebaran dan sirkulasi air di bumi […]

25. INTERNATIONAL EARTH SCIENCE OLYMPIAD (IESO) | SMANSUS GEOSCIENCE CLUB OLYMPIAD - Agustus 21, 2016

[…] Penyebaran dan sirkulasi air di bumi […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: