jump to navigation

Dibalik ilmu … Juni 2, 2006

Posted by Putri in Renungan.
trackback

Sekedar renungan mengingatkan kita dibalik setinggi-tingginya ilmu yang dapat kita miliki ….

Imam al-Ghazali menyatakan, semua manusia sebenarnya celaka, kecuali yang berilmu. Ilmuwan juga celaka, kecuali yang benar-benar mengamalkan ilmunya. Yang disebutkan terakhir ini pun celaka, kecuali yang menghiasi diri mereka dengan sifat ikhlas. Ringkasnya, selama seorang Muslim itu menyerahkan dirinya sepenuh hati kepada Allah dengan penuh keikhlasan, maka selama itulah segala gerak gerik dan diamnya, tidur dan jaganya akan dinilai sebagai satu langkah ikhlas dan tulus menuju keridaan Allah.

Ref : Republika

Komentar»

1. Aji - Juni 15, 2006

Jadi inget Ilmu Ikhlasnya Haji Romli (Kiamat Sudah Dekat), hehehe

2. putri - Juni 16, 2006

Hehe… iya. Manusia harus tetap ingat kematian.

btw.. Insya Allah ada yang bisa di diskusikan lagi. Cuma ini gak sempat aja nulisnya. Mau ke Indonesia dulu 2 minggu (21.6 – 5.7.2006). Studi tentang Sulawesi dan Halmahera jadi dikerjakan… Mungkin bagus buat mahasiswa ikut serta… Bisa didiskusikan di Indonesia deh nanti…

3. Guntar - September 28, 2006

Bagus sekali nih.
Issue yg perlu kita perhatikan adl, bahwa letak ikhlas ini bisa jadi ndak nampak. Orang yg jadi terkenal krn ilmunya bisa jadi tyt nggak ikhlas.

So, apa artinya?

Jangan mengukur prestasi di hadapan Allah dg reputasi di hadapan manusia, krn itu tidaklah menggambarkan tingkatkan keikhlasan.
🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: