jump to navigation

Indonesia, Perairan, dan Ketahanan Ekonomi April 24, 2006

Posted by Aji in Diskusi.
trackback

Indonesia adalah negara maritim dengan kekayaan hayati lautnya yang luar biasa, dari segi ekonomi, baik dari sisi penangkapan ikan, budidaya, pariwisata, semuanya merupakan potensi yang hingga kini belum dimanfaatkan.

Hasil survey dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pemanfaatan sumber hayati ini masih jauh dari angka 10%, yang artinya potensi ekonomi yang dapat dikonversi menjadi cadangan devisa dari sektor ini belum menunjukkan peranan yang signifikan.
Padahal sektor perikanan/kelautan seharusnya diberdayakan sebagai salah-satu elemen dalam ketahanan ekonomi mikro, yang berimbas langsung pada ketahanan ekonomi makro, baik nasional, regional maupun global.
Dalam paparannya Menristek Kusmayanto Kadiman di Seminar yang diadakan MBA-ITB beberapa waktu lalu di Aula Barat menyatakan, pemerintah sebagai pengambil keputusan kebijakan ekonomi harus mulai melirik sektor riil dan komoditas unggulan untuk dijadikan keunggulan kompetitif (competitive advantage) dalam persaingan global. Salahsatunya adalah pemberdayaan kekayaan perairan, termasuk di dalamnya kekayaan hayati dan non-hayati.
Sehingga ke depannya Indonesia akan memiliki sokoguru yang kuat dalam ekonomi mikronya yang tidak akan dihempas oleh spekulasi pasar investasi valuta oleh pihak asing apabila investor tersebut berupaya melakukan aksi ambil untung (capital gain) terhadap pergerakan pertumbuhan ekonomi.
Artinya ekuilibrium valuta akan tercipta, menjadikan nilai tukar mata uang di lantai bursa menjadi relatif stabil (tidak melompat-lompat seperti sekarang), dunia usaha akan bergerak, investasi luar akan terus mengalir masuk (dengan catatan regulasinya jelas), kemakmuran akan meningkat, dan yang jelas Indonesia bukan hanya kaya secara potensial, tetapi juga secara finansial.

Gemah ripah lohjinawi, tata tentrem kerto raharjo akan tercipta di Jamrud Khatulistiwa (wah jadi kayak pidato kepresidenan)

Komentar»

1. putri - April 25, 2006

Betul Ji…. Nah kebanyakan orang yg mengambil ‘kebijakan’ negara tidak banyak tahu ‘kemampuan’ orang-orang di negaranya sendiri. Setiap ada pekerjaan atau proyek tertentu ‘dilempar lelang’ ke luar negeri lagi. Macam Exxon … eh gak ada hubungannya ama kelautan😀

Salah satu komunikasi yang saya inginkan via blog ini adalah kita masing-masing tahu kemampuan dan keahlian tiap orang, sehingga bisa saling kerja sama nantinya.

Sayangnya…. orang-orang di negara kita jg suka berebut😀 bahkan kadang dengan tidak jujur😦 Saling sabot pekerjaan / proyek… walaupun bukan bidangnya. Akhirnya… saling tidak ada rasa menghormati dan menghargai. Begitulah jadinya… kok ‘ngalor ngidul’ ya😀

Kapan nih kita bikin kerja sama😉

Thanks tulisan perdananya. Ditunggu lho selanjutnya…

2. Riva - April 26, 2006

Dari SD kita dah tau kok kalo SDA kita melimpah
Apa karena kita ngerasa ga was-was toh SDA nya melimpah jadi gak peduli kalo orang lain ikut-ikut caplok sana caplok sini

Tapi kalo dari SD dikasih tau juga indonesia gak punya banyak SDA apa menjamin orang-orangnya bakal lebih rajin memanfaatkan serta menjaga SDA yang ada dengan sebaik-baiknya.

Kalo gitu ada yang buang limbah di pulau di Indonesia juga biarin aja kan masih ada 18 ribu pulau lainnya…
Hayoohh…susah ngurusin laut segini luasnya yah…Wong daratan yang katanya cuman 30% dari luas indonesia aja belom keolah semua..
Gimana mau ngurus yang 70%…
Tapiii..emang GAK BOLEH PESIMIS…
kalo gitu
SEMANGAT ber-OSEANOGRAFI (dan ilmu yang berhubungan kelautan lainnya)
biar ngurus laut di Indonesia lebih oke lagi

salam
-Riva-

3. Aji - April 27, 2006

Jika konsep pemoerintahan kita masih tersentralisasi, maka solusinya hanya satu, yaitu eksploitasi, yang tidak bersifat sustainable, jika desentralisasi, artinya konsep negara kesatuan dipertahankan, namun diberikan otonomi seluas-luasnya, bisa saja negara federal. Maka saya yakin konsep empowerment yang sustainable akan menjamin sumber daya alam kita akan mampu dioptimalkan.

Teorinya sih begitu🙂

4. de'lely - September 18, 2006

ayo semangat para pejuang bangsa,kita sebagai anak bangsa harus mempertahankan apa yang kita punya,jangan mau donk hari gini mo ditindas terus ma AMERIKa betul gak BRO….,so makanya mulai saat ini kita harus belajar tuk bisa membangun LAUT kita,agar masyarakat kita bisa menikmati hasil LAUT,SEMANGAT dong……..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: