jump to navigation

Fridtjof Nansen April 27, 2006

Posted by agusset in Tokoh.
add a comment

Fridtjof Nansen (10 Oktober 1861 – 13 Mei 1930), berkebangsaan Norwegia, seorang penjelajah benua Artik, ilmuwan, negarawan dan humanitarian. Keberagaman akan hal yang dilakukannya terlihat dari hasil karyanya yang mencakup Eskimo Life (1893), Closing-Nets for Vertical Hauls and for Vertical Towing (1915), Russia & Peace (1923), dan Armenia and the Near East (1928).Perjalanan pertamanya ke Artik dilakukan pada tahun 1882. Sekembalinya dari perjalan tersebut, beliau menjadi kurator koleksi sejarah alam di Museum Bergen. Pada tahun 1888, bersama dengan kelompoknya, beliau membuat sebuah memorabilia perjalanan melintasi Greenlad dengan ski, yang dijelaskannya dalam First Crossing of Greenland (1890).

Beliau memiliki angan-angan atau cita-cita yang cukup aneh yaitu mencapai kutub utara dengan "menumpang" di es yang mengapung di kutub. Untuk itu, beliau melakukan pelayaran ke Artik pada tahun 1893 di dalam kapal Fram yang didesain khusus untuk tahan terhadap benturan es (ekspedisi Fram). Fram tersebut ditambatkan pada es yang mengapung pada posisi 83o59′ LU, menuju 85o57′ LU, dan pada tahun 1896 kembali dengan selamat (meskipun tidak mencapai kutub) di Norwegia, seperti yang sudah diperkirakan Nansen sebelumnya. Pada tahun 1895 beliau meninggalkan kapalnya tersebut dan mengatur rencana baru untuk melengkapi perjalanannya ke kutub dengan menggunakan sledge (apa ya bahasa Indonesianya?). Namun demikian beliau hanya bisa mencapai posisi 86o14′ LU akibat kondisi es yang membelok.

Meskipun beliau ataupun kapalnya tidak bisa mencapai kutub, namun ekspedisi yang telah dilakukannya memberikan informasi yang sangat berharga bagi dunia tentang Artik dan membuat beliau terkenal di seluruh dunia. Beliau telah membuktikan bahwa laut yang membeku berada di sekitar kutub dan memenuhi basin kutub.

Dengan informasi oseanografi, meteorologi, diet dan nutrisi yang sangat lengkap ini, Nansen telah meletakkan dasar bagi kegiatan di Artik pada masa selanjutnya. Farthest North, laporan penjelajahannya yang brilian, hadir dalam terjemahan bahasa Inggris pada tahun 1897. Bahan-bahan ilmiah ekspedisinya dipublikasikan pada The Norwegian North Polar Expedition (diedit oleh Nansen, 6 volume, 1900-1906). The Nansen Fund untuk riset saintifik didirikan untuk menghormatinya. Di Universitas Royal Frederick, Christiania (sekarang Oslo), beliau menjabat sebagai profesor zoologi (1897) dan oseanografi (1908).

Karir beliau dalam bidang kenegaraan dimulai tahun 1905, ketika beliau bekerja dalam rangka pemisahan Norwegia dari Swedia secara damai. Berkat jasanya, beliau diangkat menjadi menteri pertama Norwegia untuk Inggris Raya (1906-1908). Pada tahun 1910 beliau diangkat menjadi direktur pada komisi internasional untuk mempelajari laut dan beliau membuat beberapa perjalanan ilmiah, terutama di Antlantik Utara (1910-1914).

Kegiatan humanitar beliau dimulai pasca perang dunia ke-1. Ditunjuk sebagai komisi tinggi untuk pengungsi Liga Bangsa-bangsa (kini PBB), mengantarnya menerima hadiah Nobel pada tahun 1922. Liga Bangsa-bangsa sendiri memberinya penghormatan dengan mendirikan Nansen International Office for Refugees pada tahun 1931 yang kemudian mengantarnya kembali untuk menerima hadiah Nobel dalam bidang perdamaian pada tahun 1938. Sebagai penghormatan terhadap ayahnya, Odd Nansen mendirikan The Nansen Help pada tahun 1937.

Beliau wafat pada tanggal 13 Mei 1930 dan dikebumikan tepat pada hari kemerdekaan Norwegia, 17 Mei.

bahan bacaan:

Henry Melson Stommel April 26, 2006

Posted by agusset in Tokoh.
2 comments

Henry Melson Stommel (27 September 1920 – 17 Januari 1992) memiliki peranan yang cukup besar dalam perkembangan disiplin ilmu fisika oseanografi. Sejak tahun 1940-an, ia mencoba mengembangkan teori tentang pola sirkulasi laut global dan perilaku Gulf Stream yang menjadi dasar perkembangan fisika oseanografi saat ini. Dikenal luas sebagai salah seorang oseanografer yang sangat produktif dan berpengaruh pada saat itu, Stommel adalah teoritikus pembuka cakrawala baru sekaligus pengamat yang ulung dalam bidangnya.

Stommel lahir di Wilmington, Delaware. Tidak seperti kebanyakan ilmuwan modern, Stommel menjadi profesor tanpa terlebih dahulu meraih gelar doktor. Gelar sarjana diraihnya dari Universitas Yale pada tahun 1942. Selanjutnya, ia bekerja di almamaternya tersebut sebagai instruktur dalam bidang matematika dan astronomi hingga tahun 1944. Kemudian ia bekerja sebagai peneliti di Woods Hole Oceanographic Institution dari tahun 1944 hingga 1959 dan menjadi Profesor dalam bidang oseanografi di Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1959 hingga pensiun. Dia juga sempat mengajar di Harvard pada tahun 1960 hingga 1963. Stommel mendirikan beberapa stasiun pengamatan untuk mempelajari arus laut, termasuk stasiun di Panulirus, Bermuda (sejak tahun 1954). Dia terpilih menjadi anggota National Academy of Sciences pada tahun 1962, dan mendapatkan penghargaan National Medal of Science pada tahun 1989.

Henry Stommel menunjukkan bahwa gaya Coriolis berperan sangat besar dalam terbentuknya arus di batas barat (western boundary currents) seperti Gulf Stream dan Kuroshio yang lebih cepat dengan pita yang sempit jika dibandingkan dengan arus di batas timur (eastern boundary currents) seperti arus Kalifornia dan Kanari. Kedua arus di batas barat ini membawa massa air hangat yang jumlahnya sangat signifikan ke arah utara, mengangkut energi panas yang diterima oleh daerah tropis ke arah kutub. Gyre oseanik menjadi tidak simetris akibat arus laut yang lebih cepat di batas barat ini.

Dia mengemukakan teori tentang sirkulasi global, dimana air permukaan tenggelam (sink) di utara untuk mengisi kekosongan akibat mengalirnya air di bawah permukaan ke arah selatan yang kemudian muncul ke permukaan di daerah Antartika untuk menyuplai aliran ke arah utara di sepanjang pantai timur Amerika Utara dan Selatan. Stommel juga melakukan berbagai penelitian dalam bidang oseanografi dan meteorologi untuk melengkapi penelitiannya tentang arus laut ini.

Stommel menikah dengan Elizabeth Brown, putri dari Huntington Brown, seorang profesor Bahasa Inggris di Universitas Minnesota. Mereka dikaruniai 3 orang anak, Matthew, Elijah, dan Abigail Stommel.

* sumber artikel: Wikipedia, sumber gambar: Biographical Memoirs *